
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12613.3

(istimewa)
INILAH.COM, Washington - Presiden AS Barack Obama mengatakan penutupan kamp tahanan di Teluk Guantanamo, Kuba, tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Januari 2010. Sebab, ada persoalan teknis dan politis yang menyebabkan kamp tersebut tidak bisa ditutup tepat waktu.
Berita bahwa pemerintahan Presiden Obama tidak akan menutup Guantanamo sebagaimana tenggat waktu yang sudah diputuskan, masih menjadi perbincangan. Namun, seperti dilansir BBC, Jumat (20/11), berita itu tidak akan menjadi kejutan besar bagi para komandan militer yang sudah menyaksikan sendiri kesulitan politik.
Upaya paling sulit adalah mencari lokasi para tahanan Guantanamo akan dipindahkan. Masih ada sekitar 200 tahanan di Guantanamo sekarang. Sejauh ini belum nampak ada bukti yang menunjukkan persiapan penutupan kam sedang dilakukan.
Menurut perwira militer yang bicara pada para tahanan itu, penundaan nampaknya tidak mengejutkan mereka. Meski demikian sebagian besar tahanan merasa tidak yakin bagaimana masa depan mereka kelak.
Para pejabat yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan kam Guantanamo mengatakan suasana di Guantanamo membaik. Sejak Presiden Obama mengumumkan rencana penutupan kamp, serangan terhadap para sipir AS di kamp itu menurun. Bahkan, 17% tahanan kini dibolehkan berbaur bersama sepanjang 20 jam sehari. [nuz]
- "Mereka Sering Menggoda Ibu"
- Obama Hitam, Obama Putih [1]
- RUU Kesehatan Alasan Penundaan Obama
- Obama Batal ke SD Menteng?
- Penundaan Obama Tidak Terkait Teroris
- 'Selanjutnya Terserah Obama'
- Obama Tunda Lagi Kedatangannya ke RI
- Obama Siap Gandeng Kopassus
- Dukung Fatwa Haram, FUI Bakal Usir Obama
- Presiden PKS Welcome Obama ke Indonesia
- Obama Tiba, Bandara Bali Tutup 1 Jam
- Muhammadiyah: Fatwa Haram Rokok Bukan Pesanan Luar Negri
- Arroyo Puji Indonesia Karena Tembak Mati Dulmatin
- Setelah Sumut & Malut, Jepang Utara Digoyang Gempa
- Kesehatan Presiden Mesir Makin Membaik












