

INILAH.COM, Jakarta - Posisi Kabareskrim diganti dari Komjen Pol Susno Duadji ke Irjen Pol Ito Sumardi Djunisanyoto. Namun mantan Kapolda Riau ini mengaku tak tahu alasan penunjukkan dirinya.
"Saya sebetulnya nggak tahu yah, saya ditunjuk pimpinan, tentu untuk memilih sesuatu itu menggunakan pertimbangan," ujarnya di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/11).
Menurut Staf Ahli Kapolri, Bachtiar Ali kepada INILAH.COM mengatakan, Ito merupakan satu-satunya Kabareskrim Polri yang memiliki gelar Doktor. Ia memperoleh back ground doktor Hukum dari Unpad. "Itulah kenapa Kapolri memilihnya," katanya.
Pakar Komunikasi Universitas Indonesia (UI) ini juga mengungkapkan, dengan gelar Doktor itu, Kapolri memandang Ito memiliki pengetahuan yang luas soal Reserse dan Kriminal. Karena, menjadi Kabareskrim harus mengetahui banyak soal itu.
"Selain itu, beliau juga Koordinator Staf Ahli Mabes Polri, itu adalah posisi yang strategis. Dengan latar belakang Reskrim yang dimiliki itu, beliau juga harus bergerak cepat jangan terlalu lamban dalam proses adaptasinya," terang Bachtiar. [jib]
- Empat Anggota PDIP Bersaksi di Sidang Dudhie
- Polri Harus Introspeksi Diri Gara-gara Susno
- Penyebar Foto Polwan Semi Bugil Diduga Satu Korps
- 'Bumerang' Itu Terkena Muka Susno Duadji Sendiri
- Susno Bingung, Kasusnya Jadi Bumerang
- Kapolri Diminta Gelar Sidang Disiplin untuk Susno
- 'Susno Lupa Punya Borok Masa Lalu'
- Polri dan Bea Cukai Selidiki Asal 60 Ton Bahan Peledak
- 'Semoga Susno Tak Berilusi'
- Susno Seperti Don Quixote
- Susno Mau Geser Isu Century?
- Adrianus: Ini Manuver Susno Masuk Bursa Kapolri
- 'Tak Pantas Jenderal Bintang Tiga Bikin Heboh'
- Gogon Bebas, Langsung Jadi Bintang Acara Tukul
- 3 Pria Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Tempat Berbeda
Kurs BI :












