
Jakarta - Berawan 24-33 °C
Kurs BI :
1 Euro = Rp.12429.6

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Makassar - DPR berencana akan memanggil JK terkait kasus Century. Mantan Wapres itu pun menyatakan siap dan bersedia memenuhi panggilan dari Panitia Angket Century DPR.
"Saya belum terima surat panggilan terkait hak angket DPR RI untuk Century, tapi sebagai warga negara saya wajib memenuhi panggilan tersebut," katanya di Makassar, Sulsel, Kamis (26/11).
Mengenai kesiapannya menjawab pertanyaan yang kemungkinan akan diajukan anggota DPR terkait hal tersebut, JK menegaskan bahwa dirinya akan menjawab sesuai dengan yang dialami dan diketahui. "Semuanya tergantung apa yang ditanyakan nanti, panitia angketnya juga belum terbentuk," katanya.
Hak angket Century telah dibahas di Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Hingga kini semakin banyak anggota DPR RI mendukung hak angket, bahkan Fraksi Partai Demokrat yang semula belum memberi dukungan, kini telah ikut nenandatangani usulan hak angket itu.
Menurut rencana, panitia angket Bank Century dibahas setelah diputuskan pada rapat paripurna 1 Desember 2009. Untuk pembentukan panitia, setiap fraksi segera mengajukan nama-nama sebagai calon panitia angket yang berjumlah 30 orang.
Dengan demikian, panitia angket dapat segera bekerja dan menjawab keraguan publik kepada pemerintah dengan adanya skandal Bank Century ini. [*/mut]
- Adrianus: Ini Manuver Susno Masuk Bursa Kapolri
- 'Tak Pantas Jenderal Bintang Tiga Bikin Heboh'
- Gogon Bebas, Langsung Jadi Bintang Acara Tukul
- 3 Pria Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Tempat Berbeda
- Ruhut Sarankan Susno Periksa ke Psikiater
- Keluarga Lapor, 1 Teroris Aceh Ditangkap
- Alumni IPDN Penganiaya Adik Kelas, Terlibat Terorisme
- Mark Sungkar Akui Ponakannya DPO Teroris
- Mantri Fauzi Belikan Dulmatin 3 Motor
- Agus Chondro: Max-Enggelina Hancurkan Mega
- Golkar Lindungi 12 Kadernya
- Suap Miranda Juga Terjadi Saat Nyalon Gubernur BI
- Tak Mau Bagi Uang, Napi Koruptor Dikeroyok
- Siswi Hamil Korban Perkosaan Boleh Ikut Unas
- Robert: Selisih Kerugian Century Rp 1,5 T












