

(inilah.com /Dokumen)
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY didesak menon-aktifkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkait kasus Bank Century. Namun tidak bagi Wakil Presiden Boediono yang kala itu menjabat Gubernur BI.
"Ini penting, sebagai implementasi pidato Presiden yang lalu, terutama kini dalam kaitan berlangsungnya proses pemeriksaan melalui pelaksanaan Hak Angket Skandal Bank Century, agar bisa berjalan secara independen," kata Ketua Dewan Direktur Cides Ricky Rachmadi, di Jakarta, Kamis (26/11).
Menurut dia, seharusnya Presiden SBY segera mengambil langkah menon-aktifkan Menteri Keuangan dan pejabat-pejabat di bidang otoritas keuangan yang diduga terlibat dalam skandal Bank Century itu.
"Jika itu tidak dilakukan jelas akan menyulitkan pemeriksaan, mengingat saat ini Sri Mulyani masih menjabat menteri keuangan. Kami khawatirkan, ini akan terjadi conflict of interest yang dapat menyulitkan pemeriksaan," kata Ricky yang juga wakil sekjen DPP Partai Golkar ini.
Mengenai posisi Boediono yang kini menjabat sebagai wakil presiden (wapres), menurut dia, masih cukup aman. "Barangkali Pak Boediono belum waktunya untuk dinon-aktifkan saat ini," ujar Ricky Rachmadi. [*/jib]
- Mendiknas Jamin Tak Ada Bocoran Soal UN
- Hatta Akan Beri SBY Masukan Soal Rekomendasi Pansus
- Bila ICMI Tak Lagi Seksi
- Tujuh Kapal TNI-AL Amankan Obama di Bali
- Pemerintah Beri Penghargaan Ibunya Obama
- Ramadhan Pohan Diusir FUI
- OC Kaligis Surati KPK Soal Kebohongan Ary Muladi
- KPK Periksa Petinggi Bank Century
- 14 Tahun Ibunya Obama Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan
- PN Jaksel Tolak Eksepsi Muhammad Jibriel
- Mengapa Pamor ICMI Kini Memudar?
- FUI: SBY Izinkan Obama ke Indonesia Karena Uang
- Sepupu Shireen Sungkar Terlibat Teroris di Aceh
- 2 Teroris Aceh Serahkan Diri Bawa Senjata
- Edmon Ilyas Bantah Jadi Jenderal Markus
Kurs BI :












