

INILAH.COM, Jakarta – Pendeta Budha di Tibet yang ditahan selama 6 bulan tanpa tunduhan telah dilepas. Pendeta itu memposting video penyiksaan di You Tube.
Pendeta senior Jigme, ditahan setelah menaruh video di YouTube. Dia disikssa saat ditahan sebelumnya, setelah China melakukan operasi yang menimbulkan kerusuhan di seluruh wilayah Tibet pada Maret 2008.
Namun pengacaranya, Jiang Tianyong yang mendatangi tempat ibadah di Xiahe, barat Gansu tidak menemukan Jigme atau polisi yang bertanggung jawab pada kasus itu.
"Aku baru tahu kemarin dia dilepas. Tapi kami tidak tahu mengapa dia ditangkap, mengapa dilepas dan syarat pelepasannya," katanya.
Ratusan orang telah ditahan dalam operasi menyusul kerusuhaan yang mematikan di ibukota Tibet, Lhasa. Lebih dari 70 orang dimasukkan penjara melalui pengadilan singkat. Pemerintahan merdeka Tibet di pengasingan mengatakan banyak yang diadili secara tidak adil.
Li mengatakan mungkin Jigme dilepas dengan baik. Namun polisi tidak memperlihatkan pendeta itu ke keluarga atau pengacaranya.
Jigme ditangkap pada November lalu di Labrang setelah kembali dari sembunyi. Dalam interview telepon pada September Jigme mengatakan dia diinterogasi dan disiksa selama dua bulan setelah pasukan berseragan menyeretnya ke dalam mobil pada Maret tahun lalu.[ito]
- Pengawas Kualitas China: Laptop HP Cacat
- Pendiri Facebook Buat Jejaring Sosial Baru
- ChatRoulette Meroket Berkat Pria Kesepian
- Domain Paling Dicari Sex.com Batal Dilelang
- Ajak ABG Seks di Internet Penjara 100 Tahun
- Pria Texas Lumpuhkan 100 Mobil Lewat Internet
- Internet Jadi Alat Suami Jual Istri
- Microsoft Mulai Pamer Internet Explorer 9
- Awas, Virus Pencuri Password Serbu Facebook
- Model Tuntut Facebook Soal Foto 'Sangat Pribadi'
- Sony Corp Somasi Sony AK untuk Dongkrak Image?
- Facebook Timbulkan Kerugian Rp18,7 Triliun
- Penyebar Video Porno Erin Andrews Kena 30 Bulan
- Facebook Hapus Aplikasi Pelacak Jejak
- Buzz Bukan untuk Menandingi Facebook
Kurs BI :












