inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pencapresan Yusril Dibatalkan PBB?

Headline
Yusril Ihza Mahendra - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: Djibril Muhammad
Senin, 20 April 2009 | 15:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PBB harus menelan pil pahit di Pemilu Legislatif 2009 terkait perolehan suara. Pencapresan Yusril pun mulai dipikir ulang oleh PBB.

Dari berbagai hasil quick count lembaga survei, perolehan suara PBB tak menyentuh syarat 2,5%. Namun Partai Demokrat dengan 'kebaikan hatinya' tetap menggandeng PBB untuk berkoalisi.

Penurunan suara sementara PBB dalam pemilu legislatif kali ini, membuat pencapresan Ketua Majelis Syuro PBB, Yusril Ihza Mahendra bakal terganjal. Sebab secara ketentuan, PBB tidak dapat mencalonkan capres dari internal partai.

"Kita akan evaluasi apakah akan tetap mencalonkan Pak Yusril sebagai calon presiden dari PBB? Karena suara kita belum mencapai ketententuan minimal," kata Sekjen PBB Sahar L Hassan, sebelum acara Musyawarah Dewan PBB, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Senin (20/4).

Menurut Hasan, Musyawarah Dewan PBB kali ini akan membahas evaluasi hasil pemilu 2009, yakni penurunan suara PBB. Selain itu, juga akan membahas kebijakan dan strategi yang akan diambil partai.

"Hal itu bisa berkaitan dengan capres atai cawapres atau berkoalisi dengan mana," ujar Hassan.

Hassan mengatakan, dengan perolehan suara yang sekitar 1,8% partai lain akan berpikir kembali jika ingin berkoalisi dengan PBB. Termasuk apakah akan mencalonkan kader sendiri sebagai capres dan cawapres.

Terkait koalisi dengan Partai Demokrat, Hassan mengakui partainya saat ini masih berkoalisi. "Namun untuk Pemilu Presiden 2009 apakah akan berkoalisi dengan Partai Demokrat akan ditentukan dalam musyawarah kali ini," jelas dia. [jib/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.