inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Poros Tengah Penetral Kubu SBY-Mega

Headline
SBY-Megawati - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh: Djibril Muhammad
Selasa, 21 April 2009 | 12:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Meski belum resmi, wacana Poros Tengah kembali diramaikan. Poros dari parpol Islam tersebut diyakini dapat menjadi penetral kebekuan 2 kutub. Yakni kutub Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

"Sangat bisa memecah kebekuan dua kutub ditengah kuatnya pencitraan SBY," kata pengamat politik Islam Universitas Islam Negeri (UIN), Ahmad Bakir Ihsan, dalam perbincangannya dengan INILAH.COM di Jakarta, Selasa (21/4).

Ihsan mengatakan, jika poros tengah diseriusi dapat menjadi kekuatan alternatif. Bahkan dapat menjadi penyeimbang dari 2 kutub yang ada. Selain itu kekuatannya sangat signifikan melihat perolehan suara sementara yang mencapai hampir 30%.

"Namun, butuh tahapan atau langkah yang sangat luar biasa besar. Minimal menjajaki secara kongret kesepakatan dan program yang menyentuh langsung masyarakat. Jadi mereka harus duduk bersama untuk merumuskan itu. Kalau tidak, waktu sempit," ujar Ihsan.

Sehingga, tutur Ihsan, jika serius dilakukan koalisi Poros Tengah harus sesegera mungkin diumumkan. Sebab, poros tersebut tidak hanya sekadar dideklarasikan, tapi juga perlu disosialisasikan. "Sangat signifikan. Kalau misalkan golkar menjadi imamnya," tandasnya. [jib/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.