INILAH.COM, Jakarta - Setelah melalui beberapa kali pembahasan, Partai Bulan Bintang (PBB) akhirnya secara resmi memutuskan untuk melanjutkan koalisi dengan Partai Demokrat, sekaligus mencalonkan kembali SBY sebagai capres pada Pemilihan Presiden 8 Juli.
"Musyawarah Dewan Partai menetapkan dua hal, pertama melanjutkan koalisi dengan Partai Demokrat dan kedua, dalam kaitan koalisi itu PBB mencalonkan kembali Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI periode 2009-2014," kata Sekjen DPP PBB Sahar L Hassan di Jakarta, Rabu (22/4).
Keputusan tersebut, katanya, diambil secara bulat oleh peserta Musyawarah Dewan Partai yang dihadiri para pimpinan Majelis Syuro, Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Wilayah se-Indonesia, para ketua departemen di DPP, para ketua badan otonom partai seperti Muslimat Bulan Bintang, Pemuda Bulan Bintang, dan Brigade Hizbullah.
Menurut Sahar, PBB telah menjalin komunikasi dengan jajaran pimpinan Partai Demokrat terkait koalisi tersebut. "Namun, secara teknis bentuk koalisinya nanti seperti apa, masih belum ada pembicaraan lagi. Tetapi, prinsipnya, kita kembali melanjutkan koalisi yang telah dijalin sejak Pemilu 2004 lalu," katanya.
Mengenai perolehan suara PBB pada Pemilu 9 April, Sahar mengatakan, berdasarkan penghitungan internal yang dilakukan, pihaknya yakin perolehan suara PBB bisa melewati 2,5 persen suara sah secara nasional.
"Berdasarkan informasi di lapangan dan penghitungan internal partai, sejumlah daerah yang menjadi basis suara PBB pada Pemilu 2004 lalu masih cukup baik. Bahkan, di sejumlah tempat yang dulu tidak memperoleh kursi, kini diperkirakan mendapat kursi," tandasnya. [*/dil]