Jumat, 25 Mei 2012 | 19:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Tanpa JK, SBY Kesulitan'
Headline
Jusuf Kalla - inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Kamis, 23 April 2009 | 10:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu legislatif tidak terlepas dari sumbangsih JK sebagai wakil presiden di kabinet Indonesia bersatu. Bila akhirnya kedua pemimpin ini berpisah, SBY dinilai akan kesulitan mengurus negara.

"Tentu sulit bagi SBY kalau JK ceraikan. Kemenangan Demokrat dan SBY ini kan tidak lepas dari kontribusi JK sebagai wapres," kata pengamat politik UGM Ari Sujito kepada INILAH.COM di Jakarta , Kamis (23/4).

Menurut Ari, kalau dari hasil Rapimnassus Golkar memutuskan agar JK bercerai dengan SBY, maka Golkar harus cepat bersikap. Ari juga yakin, pernyataan DPP Golkar kemarin adalah bukti perlawanan JK.

"JK tidak tinggal diam setelah selama ini kan dia yang banyak bekerja untuk SBY. Dan kalau benar itu (cerai) terjadi, Golkar harus tegas," ujarnya.

Golkar, menurut Ari, segeralah memutuskan beberapa opsi. Misalnya bergabung dengan kubu Teuku Umar, PDIP.
"Golkar saat ini yang memegang kuncinya. Jika betul SBY tak mau cawapres Golkar, ya harus tegas. Atau Golkar bikin poros sendiri," paparnya. [ikl/dil]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.