inovasi portal berita
Kamis, 23 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.9,059.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

JK-Mega Harus Pecah Suara SBY

Headline
JK-Megawati - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Samsul Maarif
Minggu, 26 April 2009 | 06:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menghadapi SBY di Pilpres 2009 bukanlah hal mudah. Para lawan politik SBY harus bisa membuat suara SBY pecah dengan membuat Pilpres berlangsung dua putaran.

Menurut Presiden Lembaga Riset Informasi (LRI) Johan O Silalahi, bentuk kerjasama antara JK dan Mega memang harus dimulai
secepat mungkin. Namun hal itu bukan berarti mereka berdua harus bersatu dan berjalan bersama sebelum putaran II Pilpres.

"Pilpres ini saya perkirakan akan berlangsung dua putaran. JK dan Mega harus pisah pada putaran pertama, tetapi tetap kerjasama dalam bentuk lain," kata Johan kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (25/4).

Menurut Johan, JK dan Mega harus melakukan kerjasama sedini mungkin guna mengantisipasi perkembangan kekuatan SBY (Demokrat) bersama dengan partai koalisinya. Selain itu, dikatakan Johan, kemenangan SBY pada pemilu legislatif lalu tidak terlepas dari kontribusi purnawirawan-purnawirawan ABRI dalam menjalankan mesin politik partai.

"Nanti sebaiknya Mega dengan Prabowo dan JK dengan Wiranto untuk putaran pertama. Kalau ini dilakukan maka kekuatan Demokrat akan bisa dipecah. Selanjutnya pada putaran kedua mungkin ada deal lagi untuk kerjasama dengan konsep yang lebih fokus lagi," sarannya. [rif/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.