INILAH.COM, Jakarta Pertemuan antara Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Pabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla, di Posko Slipi 2, Jakarta, Minggu (26/4), selesai digelar pukul 11.40 WIB. Namun, keduanya ternyata belum membicarakan hal yang spesifik mengenai koalisi.
Setidaknya hal itu seperti diakui JK. Menurutnya, mereka baru berdiskusi dengan Prabowo mengeai banyak hal bagi bangsa. Khususnya membangun pemerintahan yang kuat.
"Sudah tentu, kita ingin jalankan ekonomi kerakyatan. Ini pembicaraan tahap awal. Pasti akan ditindaklanjuti pembicaraan lebih lanjut yang menguntungkan hubungan lebih baik antara Golkar dengan Gerindra. Itulah yang kita bicarakan," papar JK.
JK tidak menegaskan apakah pertemuan tadi mengarah pada koalisi, karena baru sebatas pembicaraan awal. Sehingga, pada waktunya akan dilakukan pembicaraan lebih lanjut.
"Tentu setiap pembicaraan arahnya bagaimana membangun kebersamaan dan tentunya membangun koalisi pada arahnya. Dalam suatu pembicaraan, baik untuk menghadapi pilpres ke depan ataupun koalisi yang lebih besar dalam pemerintahan ataupun di DPR yang akan datang," urai JK lagi.
Saat didesak apakah sudah ditetapkan pasangan JK-Prabowo dalam pertemuan itu, JK menjawab belum membicarakan detailnya seperti apa. "Itu, setiap pembicaraa selalu kita mulai dengan kesamaan dan membangun fondasi yang kuat. Jadi belum kita bicarakan secara spesifik," katanya.
Sementara Prabowo mengaku menemukan kesamaan dan persamaan pandangan dalam menata bangsa ke depan. "Kami sepakat dalam waktu dekat meneruskan pembicaraan-pembicaraan lebih intensif untuk mencari bentuk kesamaan lebih baik demi bangsa dan negara," ucapnya seraya menaiki mobil Toyota Land Cruiser putih B 17 PSD yang membawanya pergi. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !