INILAH.COM, Jakarta - Pasukan pengamanan Presiden (Paspampres) dinilai telah kecolongan terkait pengamanan rombongan Wapres Jusuf Kalla yang ditimpuk batu oleh seorang warga bernama Zulkarnaen. Padahal saat itu rombongan masih berada di jalan protokol, Jl Medan Merdeka Barat.
Peristiwa penimpukan mobil dinas JK berlangsung pada Kamis sore. Pelaku bernama Zulkarnaen sempat berhasil melemparkan batunya, dan terkena kaca mobil yang dikendarai JK.
Komandan Paspampres Mayjend TNI Marciano Norman membantah jika pihaknya lalai dalam mengamankan rombongan Wapres.
"Kita waspada, kita bisa tangkap. Ring satu kita kan ikut rangkaian itu. Lemparan ini dapatnya dari luar, begitu dia lempar langsung kita tangkap dengan waktu yang sangat singkat," kata Marciano Norman di kompleks Pabrik Panasonic Gobel, Jakarta, Jumat (1/5).
Bukti kewaspadaan Paspampres, lanjut Marciano, pelaku langsung ditangkap. "Kalau dia tidak kita tangkap, berarti tidak waspada," kilahnya.
Marciano belum bisa memastikan apa motif di balik pelemparan batu itu. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Bisa tidak bisa, iya sekarang dalam pemeriksaan," jelasnya. Marciano juga berjanji bahwa peristiwa itu tidak akan terulang kembali dalam ke depannya.
"Tentunya kita tidak boleh mengabaikan hal-hal seperti itu. Kewajiban Paspampres meningkatkan kewaspadaannya. Paspampres akan berkoordinasi dengan Polda, satuan Kodam di wilayah untuk setiap kegiatan VVIP, kita akan meningkatkan kewaspadaan kita," pungkasnya. [ana]