INILAH.COM, Washington - Dengan daratan yang berbatasan, Presiden AS Barack Obama menekankan pentingnya kerjasama negaranya dengan Meksiko untuk mengatasi influenza A (H1N1) atau flu babi. Obama menyatakan AS bersiap jika perkembangan virus itu memburuk.
Selama 20 menit, seperti dilaporkan Yahoo, Minggu (3/5), Obama berbicara dengan Presiden Meksiko Felipe Calderon. Keduanya saling berbagi informasi mengenai usaha masing-masing negara serta pentingnya menjalin kerjasama.
Flu babi, yang saat ini disebut dengan flu A atau flu H1N1, sejauh ini baru menewaskan satu orang di AS dan telah menyebar di 21 negara bagian. Meski demikian, otoritas mengkhawatirkan flu ini akan makin parah.
Dari 160 kasus positif, sepertiga di antaranya pernah bepergian ke Meksiko beberapa saat yang lalu. Mereka kemungkinan besar tertular di negara tersebut. Pusat Kendali Penyakit dan Pencegahan AS (CDC) mengatakan flu ini masih bisa menyebar.
Sejumlah sekolah besar di AS telah ditutup selama 14 hari ke depan. Ia mengingatkan masyarakat untuk sering mencuci tangan, menutupi mulut ketika batuk dan tidak keluar rumah jika sakit. Ia telah meminta Kongres untuk mengucurkan US$ 1,5 miliar untuk penanggulangan flu babi. [vin/nuz]