INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat (PD) membantah penetapan tersangka Ketua KPK Antasari Azhar ada kaitannya dengan capres SBY. Isu penyingkiran lawan-lawan politik SBY dengan cara sistematis dianggapnya sebagai kampanye hitam.
"Nggak, itu tidak benar, isu itu hanya black campaign untuk pemerintah dan SBY. Pemerintahan SBY memposisikan hukum sebagai panglima bukan kekuasaan," kata Ketua DPP PD, Ruhut Sitompul saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/5).
Poltak sapaan Ruhut dalam film Gerhana menegaskan Antasari bukanlah lawan politik PD ataupun SBY melainkan kawan. Tidak ada skenario besar untuk menjatuhkan seseorang. Apalagi kabar mengenai adanya 'tangan-tangan kuat' yang menggerakkan peristiwa itu terjadi.
"Bila memang Antasari terbukti bersalah, kita akan sangat menyesalkan. Namun kita saja kaget dengan peristiwa itu. Kita tidak mengira, bisa begini," ungkapnya.
Menurut Ruhut, kemungkinan ada sejumlah pihak yang ingin membuat citra pemerintah dan SBY buruk. Jadi, tidak benar bila pemerintah dan SBY dikait-kaitkan dengan kasus Antasari yang diduga terkait dengan pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen.
"Kita benar-benar kaget dengan peristiwa itu, Antasari itu teman dan kita cukup prihatin bila itu memang benar-benar terjadi. Namun fakta-fakta dan bukti harus jelas," pungkasnya. [fir/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !