INILAH.COM, Jakarta - Hasil sementara rekapiltulasi suara manual Pemilu 2009 menempatkan Partai Demokrat pada posisi teratas. PDIP yang sempat mengungguli Demokrat pada awal rekapitulasi dilakukan, kini mengakui keunggulan Demokrat yang telah menggeser posisinya.
"Kita akui memang dari data hasil rekapitulasi manual menunjukkan seperti itu. Apakah nanti kita kan susul Demokrat lagi, saya belum tahu. Nanti kita lihat saja hasilnya," ujar Wakil Sekretaris BP Pemilu PDIP Arif Wibowo kepada INILAH.COM di Jakarta, Senin (4/5).
Arif mengatakan, PDIP tidak merasa kecewa dengan hasil sementara rekapitulasi manual suara Pemilu 2009 ini yang menempatkan PDIP di bawah Demokrat. Namun banteng moncong putih tetap merasa aneh dengan peningkatan suara Demokrat yang melonjak sekitar 300%.
"Itu jelas keanehan peningkatan Demokrat yang luar biasa. Ini sangat fenomenal dan patut menjadi pemikiran semua pihak karena baru kali ini ada fenomena yang spektakuler dalam pemilu ada parpol yang suaranya melonjak hampir 300 persen," katanya.
Berdasarkan data Senin (4/5) per pukul 10.00 WIB dariumlah suara sah yang sudah terkumpul dari 21 provinsi sebanyak 67.491.747.21, Partai Demokrat memperoleh 19,06% dengan 13.471.403 suara. Sementara sang juara sementara menjadi runner up dengan 15,53% atau 10.482.730 suara. Golkar tetap bertahan di posisi ketiga dengan 15,07% dengan 10.172.755 suara.
Sedang partai lainnya secara berurutan andalah, PKS yang naik ke posisi 4 dengan 8,31% atau 5.608.053, PAN 4.206.768 suara (6,23%), PPP 3.815.686 suara (5,65%), Gerindra 3.024.517 suara (4,48%), PKB 2.623.342 suara (3,89%), Hanura 2.470.608 suara (3,66%). [mut/ana]