INILAH.COM, Washington - Pemerintah AS kini mulai melirik situs jejaring sosial seperti Facebook, MySpace, dan Twitter untuk menjangkau rakyatnya. Cara ini dinilai untuk berhubungan langsung dengan jutaan warga AS.
"Pemerintah telah menciptakan halaman Facebook dan MySpace. Juga Twitter, di mana pengguna biasanya meninggalkan pesan pendek," demikian pernyataan Gedung Putih melalui halaman blog-nya, seperti dikutip AP, Senin (4/5).
Halaman Gedung Putih di situs jejaring sosial ini telah menarik lebih dari 100 ribu penggemar, sebagian besar di Facebook. Hubungan dengan masyarakat melalui media elektronik sudah terlebih dahulu dilakukan melalui situs resmi pemerintah, WhiteHouse.gov sejak 1994.
Gedung Putih juga menggunakan situs video milik Google Inc., YouTube, serta beberapa situs lainnya seperti Flickr, dan Yahoo!. Presiden AS Barack Obama bahkan menggunkan Facebook dan Twitter ketika kampanye pilpres.
"WhiteHouse.gov merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam penggunaan internet untuk menggapai publik secepat dan seefektif mungkin. Teknologi sangat berdampak pada bagaimana publik mengkonsumsi informasi dan berhubungan dengan yang lainnya," lanjut pernyataan itu.
Menurut Nielsen Co. New York, Facebook yang berbasis di Palo Alto, dan MySpace yang berbasis di Santa Monica, telah merangkul 125 juta pengguna AS saja per Maret 2009. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !