INILAH.COM, Singapura Situs jejaring sosial Facebook kini memang tengah menjadi 'wabah global'. Hal ini juga yang dimanfaatkan kelompok HAM mendukung pengusutan atas kematian mahasiswa Indonesia yang tewas di Singapura David Hartanto Widjaja. Mereka secara khusus membentuk grup untuk membuat petisi.
Mereka adalah kelompok Indonesian Hearts, yang yang berpendapat kasus serupa bisa saja terjadi lagi. Dalam petisi online yang mereka buat, kelompok ini mendesak PM Singapura segera mengusut kasus ini.
Grup yang diberi nama 'Investigate the Death of David Widjaja ThoroughlyUsut Tuntas Kematiannya'. Indonesian Hearts membawa aspirasi dari 3.000 orang yang menandatangani petisi online dan 17 ribu anggota grup David Widjaja di Facebook.
"Semua ini dilakukan agar pemerintah Singapura memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Singapura," demikian pernyataan Indonesia Hearts dalam pernyataan pers yang diterima redaksi INILAH.COM, Selasa (5/5).
IH juga membawa pesan ini ke Kedubes Singapura di Kuningan, Jakarta, hari ini. Mereka melakukan aksi damai dengan membawa dua keranjang jeruk sebagai buah tangan. Ini merupakan simbol kebiasaan orang timur ketika berkunjung ke tetangga.
"Jangan sampai persoalan David merusak hubungan persahabatan dua negara yang terjalin dengan baik," pungkas pernyataan itu. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !