INILAH.COM, Jakarta - PDIP terus bersaing dengan Partai Golkar dalam perolehan suara pemilu legislatif 9 April lalu. Sementara itu, Partai Demokrat hingga sekarang belum tersaingi. Posisinya masih berada di urutan pertama.
Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara KPU di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (6/5) malam, kedua partai besar itu terus bersaing dan saling mengungguli dalam perolehan suara.
Perolehan suara PDIP pada pukul 11:40:52 WIB mencapai 12.418.186 atau 14,79 persen di atas Partai Golkar yang memperoleh sebanyak 12.370.878 atau 14,74 persen dari suara yang masuk secara nasional 83.937.840.
Namun, posisi PDIP dalam perhitungan suara pada pukul 14:05:46 WIB digeser Partai Golkar setelah partai berlambang beringin itu mendapat 12.616.436 atau 14,77 persen.
Sedangkan PDIP memperoleh suara sebanyak 12.521.077 atau 14,66 persen sehingga posisi partai tersebut berada di peringkat ketiga, setelah Partai Demokrat dan Golkar.
Perolehan suara Partai Demokrat pada pukul 11:40:52 WIB mencapai 17.310.168 dari total suara nasional 83.937.840 dan pukul 14:05:46 WIB meningkat menjadi 17.538.123 atau 20,54 persen dari jumlah suara masuk 85.401.330.
Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara yang masuk di KPU hingga Rabu (6/5) malam baru 28 provinsi atau 63 daerah pemilihan (dapil) yang menyampaikan hasil.
Provinsi yang telah menyampaikan hasil rekapitulasi suara tersebut diantaranya, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), Riau, Jambi, Sumatra Selatan (Sumsel), Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau.
Selanjutnya Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), Banten, Kalimantan Timur (Kaltim), Papua Barat, Maluku dan Gorontalo. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !