INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat bidang Politik Anas Urbaningrum mengatakan partainya selama ini tidak pernah memandang PDIP sebagai musuh.
"Justru kami memposisikan PDIP sebagai sparing partner (lawan tanding) untuk pembangunan demokrasi dan kemajuan bangsa," kata Anas di Jakarta, Kamis (7/5).
Anas Urbaningrum menjelaskan, selama ini Partai Demokrat menjalankan politik pintu terbuka. Karena itu, komunikasi antara tokoh-tokoh Demokrat dan PDIP tidak pernah terputus, meskipun secara politik dalam posisi berseberangan.
Makanya, lanjutnya, wajar saja kalau sekarang komunikasi itu berlanjut. "Apalagi memang seperti saya katakan tadi, Demokrat tidak pernah memandang PDIP sebagai musuh," tuturnya.
Anas Urbaningrum menyatakan, politik itu selalu menyediakan ruang bagi berbagai kemungkinan. "Ruang kemungkinan itulah yang membuat komunikasi politik berjalan," tambahnya.
Bagi Partai Demokrat, lanjut Anas, yang penting ialah bagaimana semuanya dituntun oleh niat baik dan dipandu suatu komitmen untuk kepentingan bangsa.
"Hasilnya apa? Kita tunggu saja. Yang jelas, membuka komunikasi jauh lebih bermakna positif ketimbang putus komunikasi," imbuh Anas. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !