INILAH.COM, Jakarta - Tanpa 'restu' Golkar, 6 kader Beringin melamar menjadi kandidat cawapres SBY. Bagaimana peluang mereka dibanding kandidat dari parpol lain? Kecil.
"Tak ada ruang bagi kader partai Golkar potensial yang akan mencalonkan diri atau ditawar sebagai bakal cawapres, karena siapa yang mau memilih dan itu juga tergantung pada track record mereka," kata pengamat politik Arbi Sanit di Jakarta, Kamis (7/5).
Sejumlah tokoh potensial di Golkar antara lain Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie, Surya Paloh dan Fadel Muhammad. Menurut Arbi, kesempatan sudah dibuka tetapi untuk mencalonkan diri tentu tidak segampang itu.
"Akbar Tanjung misalnya cukup favorit, tetapi siapakah yang mau memilih dia?" tanya Arbi.
Walaupun Akbar Tanjung pernah disebut-sebut kandidat kuat sebagai cawapres bagi SBY, namun kini kondisinya berbeda. Sebab saat ini SBY malah disebut-sebut bakal berpasangan dengan Hatta Radjasa dari PAN.
Begitu pula dengan Surya Paloh. Ia mengatakan, jika pun ada yang mau menggandengnya maka kemungkinan akan kalah.
"Siapa yang mau memilih Surya Paloh? Karena ketokohannya belum cukup dikenal masyarakat," imbuhnya.
Aburizal Bakrie, katanya, akan sama saja karena hingga kini ia dekat dengan masalah lumpur Lapindo sehingga tidak ada yang mau menanggung masalah itu. [*/ana]