INILAH.COM, Jakarta Conficker yang sempat menghebohkan dunia cyber mulai turun pamor. Virus itu terlindas oleh berkembangnya botnet, virus dan worm yang menginfeksi dengan menggunakan teknologi Web 2.0 melalui jejaring sosial.
Menurut First-Quarter Threats Report yang dirilis oleh McAfee awal pekan ini, criminal cyber telah membajak sedikitnya 12 juta komputer sejak Januari dengan menggunakan varian malware baru. Penyebaran malware telah meningkat 50% di tahun 2008.
Negara dengan persentase PC terinfeksi terbesar adalah AS mencapai 18%. Sedangkan China menempati posisi di bawahnya dengan persentase 13,4 %.
"Ekspansi besar-besaran dari botnet telah menyediakan infrastruktur bagi criminal cyber membanjiri web dengan malware ," ujar Jeff Green, wakil presiden senior McAfee Labs.
Laporan dari McAfee ini tidak dimaksud untuk meminimalisir bahaya dari conficker. Tapi mengingatkan kembali para pengguna internet tentang adanya malware lain yang lebih berbahaya, seperti Trojan horse Vundo, yang sudah aktif sejak bulan Maret.[ito]