inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

VW Touran Goyang Freed, Exora?

Headline
istimewa
Oleh: Augusta B Sirait
Minggu, 10 Mei 2009 | 09:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Produsen mobil Jerman Volkswagen (VW) membawa angin segar bagi industri otomotif Indonesia yang sedang lesu. VW dipastikan membangun pabrik tahun ini dan memproduksi MPV tujuh penumpang VW Touran. Bersaing dengan Honda Freed dan Proton Exora dan menggoyang tahta Kijang?
VW yang ngetop lewat produk legendarisnya VW Kodok itu dikabarkan menggelontorkan total investasi (initial investment) sebesar US$ 47 juta atau sekitar setengah triliun rupiah. "Pabrik rakitan ini akan digunakan VW sebagai langkah terbaik untuk pengembangan jangka panjang di pasar ASEAN," ujar Adomat yang enggan menyebutkan berapa angka pasti total investasi VW di pabrik ini.
Seperti dikutip Wall Street Journal, pabrik ini akan dibangun di sebelah timur Jakarta sekitar satu jam perjalanan darat. Pabrik ini akan memulai operasinya dengan merakit mobil penumpang MPV VW Touran. Pabrik ini dikabarkan akan mempekerjakan sekitar 2.000 sampai 4.000 orang.
VW yang bermarkas di kota Wolfsburg, Jerman, ini akan menjadikan pabrik kedua VW di Asia setelah China. Juru bicara VW Christoph Adomat mengkonfirmasi bahwa pabrik rakitan VW ini akan memproduksi ratusan mobil penumpang yang akan dimulai musim panas ini.
Investasi ini terjadi setelah VW dan pemerintah Malaysia gagal mencapai kesepakatan dengan Proton sebagai partner utama untuk memasarkan mobil VW. VW kemudian mengalihkan investasinya ke Indonesia yang dinilai memiliki potensi cukup besar untuk pasar mobil penumpang.
Baru-baru ini Chief Executive Officer (CEO) PT Garuda Motor Motor (GMM) Andrew Nasuri memastikan VW Touran akan diboyong ke Indonesia dalam satu sampai dua bulan ke depan. "Kami sedang atur waktu untuk peluncurannya. Mungkin awal semester dua Touran akan hadir atau mungkin juga saat Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009," ujar Andrew Nasuri.
Touran diperkenalkan ke publik pertama kali di 2007 lalu. Desain Touran tetap mempertahankan unsur tradisional dari Volkswagen yang simpel di bagian depan dan buritan. Dengan panjang 4,39 meter, lebar 1,79 meter, dan tinggi 1,63 meter, Golf 7-seaters ini lebih kecil dan lebih pendek dibandingkan pendahulunya, Golf Estate.
Touran menjadi mobil pertama Volkswagen yang dilengkapi Park Assist, sistem bantu parkir yang dikembangkan Volkswagen. Fitur optional ini membantu mobil parkir secara otomatis dengan bantuan sensor ultrasonic di depan dan belakang untuk mendeteksi ruang parkir yang tersedia.
Pilihan mesinnya sangat beragam, termasuk dua mesin bensin dan empat mesin diesel. Yaitu, 1.6 liter 102ps, 1.4 liter 140ps TSI, 1.9 liter 90ps dan 150ps TDI, dan 2.0 liter 140ps dan 170ps TDI. Yang terakhir dilengkapi DPF (Diesel Particulate Filter).
Varian 1.4 liter TSI yang mampu menghasilkan tenaga 140 PS kabarnya akan menjadi pilihan utama PT GMM untuk Indonesia. Ketika pertama kali dipasarkan di Eropa akhir 2007, mobil ini dibandrol 20.500 euro atau sekitar Rp 369 juta.
Ketika ditanya mengenai berapa harga jual VW Touran di Indonesia, National Sales Manager PT GMM Jonas Chendana enggan berkomentar lebih jauh. "Kalau harga saya belum tahu. Kita masih belum mendapat lampu hijau dari principal di Jerman kapan kepastiannya kita luncurkan di Indonesia dan harga jualnya," ujarnya.
Jika dibandingkan dengan Honda Freed, dari sisi desain dan harga MPV yang akan dirakit di Indonesia ini lebih menarik dari VW Touran. Freed memiliki platform Honda Jazz memiliki dimensi yang lebih kurang hampir sama, yaitu sekitar 1.655 mm. Namun sedikit lebih panjang sekitar 4.215 mm (Jazz-3.900 mm) dengan tinggi mencapai 2.740 mm.
Dengan mengusung mesin 1500cc i-VTECH, Honda mengklaim Freed hemat bahan bakar. Dari hasil ujicoba yang sudah dilakukan berulang-ulang, Freed menghabiskan 1 liter untuk jarak tempuh 16,4 km rendah emisi dan sesuai dengan standar emisi Jepang.
Freed, menurut Marketing and After Sales Director PT HPM Jonfis Fandy, baru akan diluncurkan Juni mendatang, sebelum pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS). "Memang inden yang masuk dari dealer sudah cukup panjang. Ini karena pemberitaan tentang Freed cukup gencar, meski kam belum menetapkan harga pastinya berapa," tambahnya.
Menurut Jonfis, idealnya harga Freed berada di kisaran Rp 230 sampai Rp 250 juta, yang pasti di atas Jazz dan setara dengan Honda City. Saat ini, Jazz RS otomatik dijual Rp 213,5 juta atau standar otomatik Rp 201 juta. Sebagai pembanding, di negara asalnya, perbedaan harga antara Jazz dan Freed mencapai 450.000 yen atau bila dikonversi dengan kurs sekarang (Rp 113) sekitar Rp 50 juta.
Sementara itu Proton Exora diperkirakan akan dijual dengan harga Rp 210-230 jutaan. VW Touran yang memiliki fitur-fitur lebih canggih dibanding dua rival dekatnya Freed dan Exora sepertinya harus bisa mengambil celah di segmen MPV ini dengan harga lebih murah dengan jaringan layanan purna jual di Tanah Air. Tapi kita tunggu apakah VW Touran mampu memenuhi jalanan di Indonesia? [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.