INILAH.COM, Manchester Manchester United tampil dengan target ganda saat menjamu Manchester City dalam derby Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (10/5) ini. Tapi, Rio Ferdinand punya target sederhana: cukup kemenangan.
Bagi Ferdinand, kenangan itu masih sulit dilupakan. Saat itu, 10 Februari 2008, Manchester United menjamu City di Old Trafford. Pertandingan ini jadi istimewa karena mereka sedang memperingati tragedi Muenchen yang menewaskan banyak bintang United di era Sir Matt Busby.
United punya modal untuk memperingatinya dengan kemenangan. Sudah 34 tahun mereka tak pernah kalah lawan City di Old Trafford. Performa mereka saat itu juga menawan.
Tapi, di lapangan, ceritanya berbeda. City yang baru dimiliki jutawan Emirat, tampil penuh pesona. Belum juga babak pertama berakhir, mereka sudah mencetak dua gol lewat Darius Vassell dan Benjamin Mwaruwari. United akhirnya hanya bisa membalas lewat gol tunggal Michael Carrick di detik-detik terakhir pertandingan.
'Setan Merah' akhirnya memang mampu memenangkan Liga Primer dan Liga Champions musim lalu. Tapi, kekalahan dari City itu melukai isah sukses mereka. Kali ini, bek tim nasional Inggris itu tak ingin kejadian serupa terulang.
"Saya memiliki banyak pengalaman dari berbagai aspek main menghadapi City. Tak satupun perasaan yang lebih buruk ketimbang kalah dari mereka," ujarnya.
Itulah sebabnya, mereka ingin menunjukkan performa terbaik dan memenangkan pertandingan kali ini. Bagi pendukung United, demikian Rio, derby memiliki arti sangat penting meski duel ini tetap hanya memperebutkan tiga poin.
Terlebih lagi, duel ini akan menjadi jembatan emas bagi United untuk merebut gelar juara musim ini. Mereka hanya butuh tujuh poin dari empat pertandingan tersisa. Jika gelar itu bisa mereka raih, United akan menyamai rekor Liverpool, menjadi penguasa Liga Inggris ke-18 kalinya.
Kendati begitu, City bukan tanpa ambisi. Mereka juga berharap bisa meraih tiket ke Eropa musim depan. Sebuah target yang berat, meski bukan mustahil. Bila itu berhasil diraih, City bakal mendapatkan dana berlimpah untuk membeli pemain bintang musim depan.
Pelatih United, Sir Alex Ferguson berjanji akan melakukan perubahan formasi pemain. Dia takkan menurunkan pemain yang sama seperti ketika mengalahkan Arsenal di duel semifinal Liga Champions, Selasa lalu.
Carlos Tevez, Dimitar Berbatov, dan Paul Scholes kemungkinan akan diberi kesempatan. Sementara kapten Gary Neville bisa pula menempati posisi bek kanan setelah pulih dari cedera yang memaksanya absen selama sebulan.
United hanya kehilangan Wes Brown yang mengalami cedera kaki. Tapi, dia sudah dipastikan absen hingga akhir musim ini.
Di kubu City, gelandang Shaun Wright Phillips sedang berjuang agar bisa fit menghadapi duel ini. SWP absen dalam lima pertandingan terakhir karena cedera engkel. Pelatih Mark Hughes menyebut peluangnya tampil 50-50.
Kekuatan City, terutama di lini depan, agaknya juga berkurang. Sejumlah pemain tak bisa tampil, termasuk Mwaruwari yang menghadirkan mimpi buruk United di Old Trafford musim lalu.
Jika United menang, akan sulit melihat mereka gagal mengoleksi empat poin yang dibutuhkan untuk merebut gelar juara dari tiga partai berikutnya. Mereka tinggal menjamu Arsenal di Old Trafford, diapit dua duel tandang lawan Wigan dan Hull City.
Ferdinand sendiri berharap semuanya bisa dipastikan secepat mungkin. Dia melihat, tak ada alasan United gagal mewujudkannya. "Jika kami menang, ya kami sudah memenangkannya," katanya pula. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !