INILAH.COM, London - Pada musim panas ini produsen mobil asal Jerman Audi akan menerapkan fitur teknologi Stop-Start Technology pada mobil-mobilnya sebagai salah satu fitur yang akan menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan untuk mengurangi polusi.
Stop-Start Technology adalah salah satu cara untuk menghemat BBM saat menyetir dengan cara mematikan mesin pada saat mobil sedang berhenti seperti sedang menunggu lampu merah dan menyalakan kembali saat ingin jalan.
Teknologi terbaru dari Audi yang disebut Stop-Start Technology adalah teknologi yang diambil dari cara diatas tetapi tentu tidak dengan cara konvensional.
Melalui teknologi ini, pada saat mobil berhenti, mesin akan mati secara otomatis dan akan menyala kembali setelah kita menginjak pedal gas. Berbeda dengan cara manual yaitu melalui si pengemudi, teknologi ini menjamin bahwa perpindahan mesin dari mati ke nyala akan dapat dilakukan dengan cepat dan halus sehingga tidak akan mengganggu si pengemudi maupun penumpang di dalamnya.
Selain itu, di Stop-Start Technology ini juga ditambahkan sebuah fitur yaitu sebuah komputer yang bertugas untuk menganalisa cara anda mengemudi yang kemudian hasil analisa tersebut akan tampil di layar yang ada di dashboard.
Selain analisa, komputer juga akan memberikan sedikit nasehat atau tips bagaimana caranya untuk menghemat BBM pada saat mengemudi. [O1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !