INILAH.COM, Oregon - Krisis perekonomian yang tak kunjung usai, membuat gelombang PHK terus berlanjut. Kini, perusahaan sepatu dan apparel kelas dunia, Nike akan memangkas 5% tenaga kerja mereka di seluruh dunia. Angka itu sam dengan 1.750 karyawan.
Sekitar 500 pekerja akan dipangkas dari markas besar Nike di Beaverton, Oregon, AS. CEO Nike, Mark Parker mengatakan, struktur baru itu akan memperkuat fokus perusahaan secara global, sekaligus menempatkan Nike ke dalam pasar persaingan saat ini
"Perusahaan tetap tumbuh. Kami harus membuat perubahan demi menciptakan struktur yang semakin kuat. Sehingga Nike bisa berinvestasi pada peluang yang terbuka lebar,"tutur Parker kepada Market Watch, Jumat (15/5).
Meski demikian, Nike masih belum menjelaskan departemen apa yang akan mereka rapikan itu.
Setelah pengumuman PHK, saham Nike naik 2,89% ke US$ 50,95 per lembar saham pada penutupan perdagangan kemarin. Nike juga membuat pengumuman serupa pada Februari-Maret 2009 lalu.
Nike yang juga menaungi merek Converse, Cole Haan dam Umbro masih menjadi pemimpin pasar meski mereka terimbas krisis global. Dalam laporan keuangan kuartal pertama 2009, Nike melaporkan penurunan 2% di pemasukan mereka menjadi US$ 4,4 miliar. [vin/E2]