INILAH.COM, Jakarta - Jargon SBY Berboedi sudah tidak lagi digunakan. Rapat gabungan antara Partai Demokrat dengan partai pendukung lain menetapkan jargonnya SBY-Boediono.
"Dari tim kampanye kita tetapkan itu SBY Boediono jadi bukan SBY Berboedi," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring usai rapat gabungan di BMC, Jakarta, Senin (18/5).
Tifatul tidak mengetahui alasan mengapa tagline SBY Berboedi diganti. Ia juga tidak terlalu mengetahui strategi pemenangan seperti apa. Namun, mantan Humas DPP PKS tersebut menyarankan dalam hal penetapan strategi kampanye tidak memerlukan banyak orang.
"Belum terlalu detail tetapi masing-masing partai akan menggarap konstituennya karena cukup besar," imbuhnya. [bar/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !