INILAH.COM, Jakarta - Hampir 7 jam pasangan SBY-Boediono menjalani pemeriksaan di RSPAD, Jakarta, Senin (18/5). SBY mengaku alat-alat yang digunakan untuk menguji dirinya dan pasangannya cukup ketat dan berat.
"Instrumen yang digunakan untuk menguji kami semua saya nilai cukup ketat, berat, dan tidak mudah. Tetapi begitulah yang namanya ujian," kata SBY yang didampingi ibu negara Ani Bambang Yudhoyono dan ketua DPP PD Andi Mallarangeng.
Pantauan INILAH.COM, pukul 14.15 WIB SBY-Boediono keluar beriringan dari ruang medical check up. Keduanya sudah berganti pakaian. SBY mengenakan kemeja lengan pendek biru dan Boediono memakai kemeja batik warna biru.
"Seperti ini diperlukan (tes kesehatan), mengapa.. karena seorang pemimpin apa lagi tingkat puncak yang mesti mengambil keputusan, menetapkan kebijakkan mencari solusi bertindak dengan cepat dan tepat termasuk dalam keadaan darurat tentulah mesti sehat badannya dan jiwanya," imbuh SBY.
SBY mengatakan akan menunggu hasilnya. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut berharap lulus dan panitia penguji kesehatan ini menetapkan hasilnya.
"Tentunya KPU menggunakan ini sebagai persyaratan. Apakah kami bisa menjadi capres dan cawapres dalam pemilu 2009," ungkapnya. [bar/ana]