Senin, 28 Mei 2012 | 17:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PPP: Stop Parpol Dua Kaki!
Headline
Chozin Chumaidi
Oleh:
web - Senin, 18 Mei 2009 | 17:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PPP menanggapi fenomena dualisme parpol pendukung Demokrat, PAN dan PBB sebagai suatu dinamika politik yang wajar. Meski begitu PPP mengharap secepatnya konflik itu terselesaikan.

"Masing- masing parpol punya dinamika, tapi saya harap ini bisa cepat selesai karena secara formal kan sebetulnya sudah selesai, kan seperti PKB, PAN, PKS, PBB," kata Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidi kepada INILAH.COM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Ia mengatakan, tak mau mencampuri urusan parpol yang setengah-setengah itu. Tapi berdasarkan keputusan akhir, semua sudah selesai dan diputuskan untuk bergabung dalam koalisi Demokrat.

"Tentunya saya tak mau mencampuri urusan parpol lain tapi saya berharap semua ini bisa cepat selesai. Itu sudah selesai bahwa secara formal sudah memutuskan berkoalisi dengan Demokrat dan mencalonkan Pak SBY," tuturnya.

Ia mengaku di PPP tak bakal mengalami nasib seperti it, meski dulu sempat akan pecah. PPP hanya berbeda soal cara pandang saja, dan itu pun tidak berlarut-larut.

"Alhamdulillah PPP tidak, kalau dulu itu kan konflik PPP itu ada yang ingin segera bertindak dan ada yang bertahap, tapi kan sudah selesai, ujungnya sudah sama sekarang," tandasnya.

PAN dan PBB semakin tak jelas. Dualisme dalam masing-masing partai semakin jelas. Mereka sudah mendeklarasikan bergabung dalam koalisi SBY-Boediono, tapi elit yang lain mendukung kandidat yang berbeda, seperti JK-Win atau Mega-Prabowo. [Ikl/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.