INILAH.COM, Jakarta - Tim sukses Mega Pro yang sudah terbentuk hari ini menyatakan belum membahas mengenai dana kampanye untuk Megawati-Prabowo. Namun yang jelas, Prabowo bukan pendana tunggal kampanye Mega Pro.
"Karena tim ini baru saja terbentuk yang menyangkut dana akan dibicarakan oleh bendahara. Tapi tentu saja pastinya akan gotong royong," kata Sekertaris Umum Tim Sukses Mega Pro, Fadli Zon, saat jumpa pers di kantor Bapilpres, Jalan Teuku Cik Ditiro, Jakarta, Senin (18/5).
Fadli membantah apabila dana kampanye akan keluar lebih banyak dari Gerindra. "Saya kira tidak ya. yang namanya biaya tidak harus ada cash," cetusnya.
Yang jelas, tutur dia, baik PDIP maupun Gerindra mulai dari unsur pimpinan, para caleg terpilih semuanya akan akan bergotong royong untuk memenangkan pasangan Mega Pro.
Menurut Fadli, PDIP dan Gerindra akan belajar pada masa lalu terutama mengenai transparasi dana kampanye. Karenanya pada tim sukses Mega Pro ini akan melibatkan kembali tim sukses pada 2004.
"Karena sistem gotong royong maka kita akan umumkan kepada publik mengenai rekening kampanye, dan membuka rekening kampanye menjadi prioritas utama tim ini," pungkasnya. [win/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !