Senin, 28 Mei 2012 | 17:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Buum! Gunung Slamet Keluarkan Dentuman
Headline
istimewa
Oleh:
web - Selasa, 19 Mei 2009 | 18:01 WIB
INILAH.COM, Brebes - Gunung Slamet yang berada di perbatasan Kabupaten Brebes dan Tegal, Jawa Tengah, mulai mengeluarkan dentuman. Semburan asap terjadi setiap hari belakangan ini, di tengah-tengah meningkatnya aktivitas gunung tersebut.

Salah seorang warga Brebes, Wiwit, mengaku mendengar dentuman tersebut. Warga bahkan mulai khawatir meningkatnya aktivitas Gunung Slamet.

Selain mengeluarkan semburan asap dan suara dentuman, lanjutnya, warga juga merasakan adanya gempa kecil yang terjadi baru-baru ini.

"Gempa kecil yang terjadi Senin memang tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Namun, dengan adanya kejadian alam ini, kami khawatir dengan meningkatnya aktivitas Gunung Slamet," kata Wiwit, Selasa (19/5).

Asisten I Kabupaten Brebes, Supriyono, mengatakan, saat ini Pemkab Brebes sedang melakukan pantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Slamet di pos pengamatan Gunung Slamet Gambuhan, Kabupaten Pemalang.

"Secara persis, kami belum bisa mengetahui kondisi perkembangan aktivitas Gunung Slamet. Namun kami akan melakukan pantauan langsung perkembangan gunung itu di pos pengamatan Gunung Slamet Gambuhan," katanya.

Koordinator Tim SAR Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Brebes, Adhe Dhanie Raharjo, membenarkan adanya gempa kecil di Kecamatan Tanjung dan Losari.

"Kami memang mendapat laporan adanya gempa kecil di Tanjung dan Losari, tetapi kejadian itu tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Kami menduga gempa itu terjadi akibat peningkatan aktivitas Gunung Slamet," terangnya.

Gempa kecil itu terjadi pada 16 Mei 009 dengan terjadinya gempa letusan 1.068 kali dengan amplitudo 20-30 mm dan lama gempa antara 7,5- 335 detik.

Kemudian, pada 17 Mei 2009 pukul 12.00 WIB, terjadi gempa termor secara terus menerus di puncak Gunung Slamet.
"Sore harinya, puncak diguyur hujan lebat dan terjadi tiga kali letupan asap dengan ketinggian 50 meter," ucapnya.

Meski terjadi peningkatan aktivitas, lanjutnya, status Gunung Slamet tidak ada perubahan, yaitu masih siaga.

"Namun, untuk mengantisipasi terjadinya hal terburuk akibat meningkatnya aktivitas Gunung Slamet, tim SAR hingga kini tetap menyiagakan 20 personil di gunung itu. Mereka juga diminta meningkatkan kesiagaan dan melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada," pungkas Supriyono. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
viena
Jumat, 29 Oktober 2010 | 18:23 WIB
apa status gnung slamet skrng
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.