Kamis, 17 Mei 2012 | 10:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Terpecahkan, Gigitan Maut Komodo
Headline
istimewa
Oleh:
web - Rabu, 20 Mei 2009 | 07:27 WIB
INILAH.COM, Jakarta Selama ini bakteri mematikan di mulut Komodo yang diyakini membuat korbannya tewas. Namun penelitian terbaru mendapati, Komodo ternyata seperti ular. Komodo memiliki racun sehingga korbannya akan shock dan darahnya berhenti.

Peneliti Australia mengungkapkan adanya kelenjar yang berisi racun kejutan yang menurunkan tekanan darah.

Peneliti utama Bryan Fry menjelaskan simulasi komputer 3D menunjukkan gigitan Komodo serupa dengan buaya air payau Australia yang menyebabkan luka dalam. Gigitan itu sama seperti serangan paus atau kucing besar.

Mereka membedah kelenjar racun dari Komodo yang sakit parah di Kebun Binatang Australia untuk dipelajari. Kelenjar itu ternyata berisi racun tingkat tinggi yang menyebabkan kram perut, hypothermia dan turunnya tekanan darah.

Racun itu menghentikan kemampuan pompa darah. Komodo merupakan kadal yang paling berat dimana bobotnya bisa mencapai 70 kilogram. Sementara panjangnya hingga 3 meter. Binatang itu memangsa mamalia besar, reptil lain dan burung, serta jarang menyerang manusia.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.