inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

MU Terancam Sanksi Lawan Hull City

Headline
istimewa
Oleh: Nova Arifianto
Rabu, 20 Mei 2009 | 11:08 WIB
INILAH.COM, Manchester Ketatnya persaingan di papan bawah Liga Primer membawa ancaman bagi Manchester United. The Red Devils dituntut oleh Sunderland, Newcastle United dan Middlesbrough untuk bermain serius ketika melawan Hull City.
Situasi zona degradasi Liga Primer memang sedang gawat, Sunderland, Hull, Newcastle dan Middlesbrough sedang memerebutkan satu tempat tersisa agar tetap berada di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Saat ini Sunderland berada di posisi 16 dengan nilai 36, unggul satu angka atas Hull yang berada di posisi 17. The Toon Army dengan raihan 34 poin menyusul di posisi 18, sementara The Boro terancam di posisi 19 dengan 32 poin.
Jika MU bermain 'malas-malasan' kemungkinan akan dimanfaatkan Hull untuk meraih poin penuh. Jika ini terjadi maka dipastikan Newcastle dan Middlesbrough akan terdegradasi.
Ancaman yang diberikan tiga tim papan bawah kepada MU mengacu kepada salah satu peraturan Liga Primer di paragraf E20 yang menyebutkan "Setiap tim yang mengikuti pertandingan seharusnya menurunkan tim dengan kekuatan penuh".
Jika MU nanti terbukti bersalah, maka juara Liga Primer ini akan dikenakan sanksi berupa denda dengan jumlah yang cukup besar. Untuk menghindari kejadian tersebut, pihak Liga Primer akan melakukan pengawasan terhadap pertandingan-pertandingan terkait.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.