inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Wartawan Dilarang Liput Sidang Suu Kyi

Headline
Aung San Suu Kyi - istimewa
Oleh: Vina Ramitha
Kamis, 21 Mei 2009 | 15:02 WIB
INILAH.COM, Yangon - Pemerintah Myanmar kembali melarang media dan diplomat untuk mengikuti sidang kasus pemimpin oposisi negara itu, Aung San Suu Kyi yang digelar hari ini, Kamis (21/5). Padahal sehari sebelumnya, sidang itu terbuka.

Sebelumnya, 20 diplomat dan 10 jurnalis mendapat izin untuk menyaksikan sidang yang berlangsung selama sejam itu pada Rabu (20/5). Bahkan, diplomat dari Rusia, Singapura, dan Thailand mendapat kesempatan untuk langsung bertemu dengan Suu Kyi pada hari itu.

Seorang utusan Inggris, Mark Canning, mengatakan kepada BBC bahwa pemenang nobel yang telah menjadi tahanan selama 19 tahun terakhir itu terlihat baik-baik saja. "Ia memegang kendali tim pertahanannya," ungkapnya.

Meski tak bisa menemui secara langsung para diplomat yang peduli terhadapnya, Suu Kyi menyampaikan rasa terima kasihnya. "Terima kasih atas kehadiran dan dukungannnya, saya harap bisa menemui kalian di masa mendatang," ungkapnya.

Sidang digelar di dalam penjara dekat ibukota Yangon yang dikawal ketat oleh personel kepolisian. Jubir Partai Suu Kyi Liga Nasional untuk Demokrasi, Nyan Win, mengatakan pengadilan berusaha mengeluarkan vonis sebelum masa tahanannya usai pada 27 Mei mendatang. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.