INILAH.COM, Semarang - Kasak-kusuk memperluas jaringan dengan membentuk tim sukses di daerah-daerah kian intens dilakukan jelang pilpres. Pasangan bakal calon presiden dan wapres SBY-Boediono menunjuk mantan Gubernur Jawa Tengah Ali Mufiz sebagai ketua tim sukses.
Ali Mufiz yang ditemui di Semarang, Kamis (21/5) mengaku bersedia memimpin tim suskes pasangan SBY-Boediono. Kesiapannya itu karena sebelumnya diminta oleh ketua DPD Partai Demokrat Jateng Sukawi Sutarip.
"Sebelumnya memang sudah ada yang meminta, sekarang walikota juga minta. Saya siap asalkan semuanya bekerja dengan baik," katanya.
Terpilihnya mantan orang nomor satu di Jateng itu, melalui rapat yang dipimpin Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Sukawi Sutarip pada Rabu (20/5) malam.
Ia mengatakan, alasan dirinya merima tawaran tersebut karena ingin terjun langsung ke dunia politik praktis. "Yang jelas, saya akan mendapatkan pengalaman yang menarik karena langsung terjun ke dunia politik," kata staf pengajar FISIP Undip ini.
Mengenai kompensasi yang akan diperoleh, Ali Mufis mengaku tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut. Soal target, dijelaskan dia, pihaknya optimistis dapat meraih 52% suara.
"Saya tidak pernah memikirkan kompensasi. Hanya ingin mencari pengalaman politik. Yang penting bagaimana bisa memenangkan duet SBY-Boediono untuk kesinambungan pembangunan bangsa dalam satu putaran saja," tandasnya. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !