Senin, 28 Mei 2012 | 17:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pilkada Couple, Suara SBY-Boed Bisa Down!
Headline
Boni Hargens
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Jumat, 22 Mei 2009 | 10:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sama-sama berasal dari Jawa Timur, capres dan cawapres SBY-Boediono bak pasangan pilkada. Jika rakyat sadar, hal tersebut dinilai bisa menjerumuskan elektabilitas SBY di Pilpres 2009.

"SBY-Boediono seperti pasangan pilkada. Kalau pemilih kita disadarkan maka bisa membunuh elektabilitas SBY-Boediono," ujar pengamat politik UI, Boni Hargens, kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (22/5).

Citra pasangan capres yang dinilai mewakili nusantara adalah Jusuf Kalla dan Wiranto. Pasangan ini ideal karena berasal dari Jawa-luar Jawa.

"Jika berbicara nusantara, kita memang perlu mempertimbangkan keterwakilan setiap teritori atau kelompok etnik dari Sabang sampai Marauke," imbuh Boni.

Meski tidak terlalu penting diangkat, ujar Boni, imej pasangan Nusantar bisa meningkatkan poin baru bagi JK Win. Pemilih tradisional bisa dipengaruhi dan ditarik simpatinya dengan cara mengkapitalisasinya.

Selain itu, lanjut Boni, isu ini bisa dimanfaatkan dalam hal pemerataan pembangunan. Setiap daerah di pelosok tanah air harus mendapatkan keadilan. JK Win bisa menerjemahkan isu ini ke beberapa kebijakkan pembangunan.

"Justru itu ketika sentimen jawa luar jawa dalam konteks elektoral. Dengan menerjemahkan ke beberapa kebijakkan pembangunan. Daerah-daerah di luar jawa sendiri bisa memberikan masukkan-masukan," pungkasnya. [bar/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.