Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PD: Neolib Tak Kenal BLT
Headline
Anas Urbaningrum - inilah.com/ Raya Abdullah
Oleh:
web - Jumat, 22 Mei 2009 | 11:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Neoliberalisme menjadi isu sandungan untuk pasangan SBY dan Boediono. Namun menurut Ketua DPP PD Anas Urbaningrum, neolib tidak mengenal BLT.

Anas menilai isu neoliberalisme dijadikan alat kampanye saingan SBY-Boediono. Padahal, bela Anas, SBY mengusung pembangunan ekonomi berbasis ideologi Pancasila.

Sangat jelas, lanjut Anas, selama ini kebijakan 'tripple track strategy' dijalankan Pemerintahan Yudhoyono, yakni pro growth, pro job and pro poor.

"Kan neolib tidak akan mengenal subsidi, BLT, PNPM Mandiri, KUR, Program Keluarga Harapan, BOS, Raskin, Jamkesmas dan sebagainya," terang Anas di Jakarta, Jumat (22/5).

Ia meyakini, semua kebijakan tersebut merupakan intervensi negara untuk membela kalangan miskin, demi keadilan yang tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar.

Anas Urbaningrum juga mengingatkan para lawan politiknya, agar jangan sembarangan menggunakan label neolib untuk menyerang.

"Sebab, labelisasi neolib atas nama kampanye politik acapkali tuna substansi dan kehilangan konteks," tegasnya. Bahkan, menurut Anas, ada yang sekadar ikut-ikutan untuk gagah-gagahan dengan sampul pro-rakyat. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
dodo
Rabu, 17 Juni 2009 | 23:32 WIB
saya heran.. banyak orang yang gk ngerti apa itu neolib,tp sok ngomong neolib.. udah de, gk bakal mempan black campaign nya.. sby gk terlawan... cukup 1 putaran.. yg lain KO!! HEHE
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.