inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS: 7 Menteri Itu Kecil, Maunya Akhirat

Headline
Hilmi Aminuddin
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Jumat, 22 Mei 2009 | 13:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Isu kembali menerpa PKS. Partai berlambang 2 bulan sabit diapit setangkai padi ini dikabarkan meminta jatah 7 menteri dan 4 dubes sebagai imbalan menyetujui Boediono mendampingi SBY dalam Pilpres 2009. Bagi PKS, imbalan seperti itu kecil.

"Kalau itu adalah imbalan karena kita setuju Boediono, terlalu kecil. Kita itu mau imbalannnya adalah akhirat," cetus Ketua Majelis Syura PKS Hilmi Aminuddin saat dikonfirmasi INILAH.COM di Jakarta, Jumat (22/5) mengenai kabar tersebut.

Mengenai kabar pada akhirnya yang disetujui hanyalah jatah 4 menteri oleh SBY, lalu kontrak koalisinya diteken oleh SBY dan Hilmi di Bandung pada 15 Mei, Hilmi menampiknya.

"Kita ini belum apa-apa masak sudah minta imbalan jatah kekuasaan seperti itu. Kontrak kita saat itu adalah untuk kemenangan pilpres," jelas Hilmi.

PKS sempat terang-terangan tidak setuju atas keputusan SBY menjatuhkan pilihan kepada Boediono. Partai dakwah ini mengingatkan syarat koalisi yang diajukan adalah agar pendamping SBY berasal dari parpol, bukan non parpol. Namun setelah 'dibujuk' SBY, akhirnya PKS melunak dan mendukung duet SBY-Boediono. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.