INILAH.COM, Jakarta - Mantan Menko Perekonomian era pemerintahan Megawati, Kwik Kian Gie yakin Boediono pro neoliberalisme. Dia menantang cawapres SBY itu berdebat mengenai neoliberalisme dan praktiknya di Indonesia selama ini untuk membuktikan komitmen ekonomi Boediono sebenarnya.
"Saya menantang Boediono dan mafia Berkeley lainnya untuk berdebat soal ini (neoliberalisme) karena saya yakin sekali bahwa Boediono berada pada posisi yang membenci adanya peran negara atas pasar," ujarnya saat berdiskusi dalam acara Ekonomi Kemandirian vs Ekonomi Neoliberal di Jakarta, Jumat (22/5).
Kwik mengaku memiliki banyak bukti bahwa mantan Menko Perekonomian dan Gubernur BI itu sangat pro pasar bebas dan menolak intervensi negara dalam bentuk apapun.
Kwik juga mempertanyakan kejujuran Boediono yang pernah menyatakan perlunya peran negara untuk mengatur pasar dan Indonesia harus terbebas dari intervensi IMF maupun bank Dunia.
Ekonom senior ini menuduh, penunjukkan Boediono sebagai cawapres SBY makin membuktikan pemerintahan sekarang dan mendatang, jika SBY-Boediono terpilih, masih jauh dari kemandirian ekonomi. [*/ana]