INILAH.COM, Jakarta - Biasanya bakso identik dengan kuah, tapi bakso bakar dari kota Depok ini boleh dijadikan referensi untuk makanan jajan.
Awalnya, masuk di resto ini yang terpikir adalah makanan khas Sunda. Karena ketika kita masuk ke dalam, suasana restoran Sunda terlihat sangat kental. Dinding bambu, kursi bambu, meja kayu, dan gemericik air kolam ikan menjadi penanda jika kita sedang berada di restoran Sunda.
Tapi jangan salah, karena di sini bukan masakan Sunda yang akan kita cicipi, tetapi justru Baso Bakar!
Menu baso bakar terdiri dari beberapa macam, di antaranya Baso Daging Bakar Kuah, Baso Urat Bakar Kuah, dan Baso Gepeng Bakar Kuah.
Dan pilihan pun jatuh pada Baso Daging Bakar Kuah dan Baso Gepeng Bakar Kuah untuk dicicipi.
Yup, dari namanya ternyata diperlukan waktu yang cukup lama untuk segera disantap. Karena terlebih dahulu, baso harus dibakar sebelum dihidangkan.
Satu porsi baso bakar masing-masing terdiri dari lima buah yang ukurannya tidak terlalu besar. Disajikan dalam mangkuk kecil seukuran mangkuk nasi di restoran Jepang. Hmm, rasanya lumayan untuk satu penganan jajan.
Rasa dari Baso Daging Bakar terasa sedikit keras. Ini karena proses pembakaran yang dilakukan dalam panggangan sate. Terlihat dari beberapa sisi baso yang berkerak terbakar.
Bumbu yang digunakan tidak menggunakan kecap seperti baso bakar yang ada di Malang, melainkan saus bumbu barbeque. Jadi rasanya lebih bervariasi, sedikit pedas, gurih, asam, manis... tapi enak!
Kalau di Malang, baso bakar hanya disajikan dalam mangkok tanpa kuah, di sini baso disajikan bersama dengan kuah. Tapi saran saya, jika ingin menikmati rasa asli baso bakar, akan lebih baik dinikmati tanpa kuah, karena variasi bumbu barbeque yang tersaji akan hilang. Rasanya.... hmm yummy !
Setelah Baso Daging Bakar, kami pun menikmati Baso Bakar Gepeng Kuah. Beda dengan yang sebelumnya Bakso Bakar Gepeng lebih mirip otak-otak karena lebih halus. Meski bumbu yang digunakan tetap sama, saus barbeque.
Menu lain yang dapat disantap di resto ini adalah Es Pelangi Depok Kuring. Hampir sama dengan minuman es campur, yang terdiri dari serutan es, cincau hitam, agar-agar dan sirup merah. Tapi, Es Pelangi memiliki ciri khas karena ada biji kacang hijau di bagian bawah gelas. Rasanya..... maknyuzz bo!
Baso Bakar Depok Kuring memiliki kapasitas duduk lebih dari 100 orang. Harganya pun tidak sampai merobek kantong, satu porsi Baso Bakar dihargai Rp7.500.
Penasaran? Coba deh! [L1]