INILAH.COM, Jakarta - Proses pembangunan jalan Tol Bogor Outer Ting Road (BORR) yang diperkirakan selesai bulan Juli mendatang diperkirakan menguntungkan saham PT Bukit Sentul (BKSL).
Menurut sebuah sumber, pada penutupan Jumat pekan lalu, saham BKSL naik 21,69% ke level 101. Hal ini karena mendapat sentimen positif dari proses Tol BORR karena akan meningkatkan penjualan properti di daerah Sentul. Bahkan pada bulan April lalu, saham BKSL sempat masuk Unusual Market Activity (UMA) karena menunjukan pergerakan harga saham yang luar biasa.
Meskipun sektor properti tahun ini diperkirakan akan tertekan tetapi, dengan adanya Tol BORR akan semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di daerah tersebut.
Setelah selesai dibangun nanti, Tol BORR akan terbujur sepanjang 11 km. Jalan bebas hambatan ini akan membelah sebelas kelurahan di pinggiran utara dan barat Kota Bogor. Proyek terbagi dalam tiga tahap, PT Jasa Marga membangun proyek jalan tol senilai Rp 1,6 triliun ini dari pintu tol Sentul Selatan Jagorawi hingga Kawasan Darmaga.
Saat ini, pengerjaan Tol Bogor Outer Ring Road baru sampai tahap I. Panjang jalan yang dibangun 3,7 km, dari Sentul Selatan sampai pertigaan Kedung Halang.
Setelah itu, pembangunan Tol BORR akan berlanjut ke tahap II sepanjang 4,1 km, dari Kedung Halang sampai Simpang Yasmin. Terakhir, tahap III, BORR sepanjang 3,2 km akan terbujur dari Simpang Yasmin sampai Darmaga.[hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !