INILAH.COM, London – Dua tahun lalu, koneksi internet Mesir sempat terputus. Kini, badan intelijen Israel Mossad dianggap bertanggung jawab atas putusnya koneksi internet tersebut.
Pengusaha bernama Tareq Abdul Razzaq Hassan mengemukakan hal tersebut. Bahkan, pengusaha ini sempat ditahan atas kasus mata-mata. Layanan internet Mesir putus pada Desember 2008 karena kerusakan kabel data bawah laut.
Jangkar kapal laut disalahkan atas rusaknya kabel data tersebut. Seperti dikutip TechEye, ketika Tareq Abdul Razzaq Hassan ditanya polisi mengenai kasus mata-mata yang melibatkan dirinya, ia menjawab Mossad bertanggung jawab atas insiden itu.
Pengakuan yang dimuat di surat kabar Mesir itu juga memuat pengakuan Hassan menerima uang untuk merekrut mata-mata di Siriah dan Mesir. Baru-baru ini, Israel dihubungkan dengan Stuxnet, worm komputer kuat yang menyebabkan kerusakan serius pada program nuklir Iran.
Pengakuan ini cukup mengagetkan, mengingat Israel dan Mesir cukup akur pada 2008 lalu. Mesir merupakan salah satu negara Arab dengan kebijakan diplomatik netral. Namun, Israel ‘bandel’ saat itu menyusul gagalnya pembicaraan damai antara Israel dan Palestina.[ito]