inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kesaksian di YouTube Bikin Heboh

Headline
Istimewa
Oleh:
Senin, 25 Mei 2009 | 15:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Seorang wanita Australia menjadi terkenal, saat video kesaksiannya mengenai kasus penembakan banyak ditonton di YouTube. Namun kesaksian itu belakangan menjadi kontroversi, karena wanita itu hanya mengarang cerita agar bisa tampil di TV. Walah!.

Video kesaksian palsu peristiwa penembakan itu membuat heboh situs berbagi video, YouTube. Video itu bahkan sudah ditonton lebih dari 500.000 orang.

Karena kepopulerannya, wanita 19 tahun ini mendapat undangan untuk tampil di acara TV, juga mendapat tawaran foto dengan bikini.

Namun media Australia menjadi naik pitam saat Adam Abrams, agen artis yang disewa Werbeloff mengungkapkan kliennya tidak menyaksikan penembakan itu. Wanita itu juga mengaku ke polisi telah mengarang cerita karena ingin tampil di TV.

Abrams mengatakan Werbeloff tidak akan mengungkapkan detail mengapa mengarang cerita itu. Namun ia membantah sebagai upaya menjadi populer.

Werbeloff saat ini bersembunyi, setelah media massa menyerbu rumahnya untuk meminta keterangan.

Korban penembakan Sydneysider Justin Kallu 27 yang dirawat karena terluka, marah dengan kejadian itu. "Aku sedikit kecewa. Aku telah menjadi korban penembakan dan hampir mati. Tapi ada gadis yang memanfaatkan itu agar bisa terkenal, hanya karena dia tidak punya otak," kata Kallu jengkel.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.