inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Obama Desak Suu Kyi Dibebaskan

Headline
Barack Obama - yahoo.com
Oleh:
Rabu, 27 Mei 2009 | 13:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta agar pemimpin oposisi Myanmar dibebaskan dengan segera dan tanpa syarat. Dalam pernyataan tertulisnya, Obama mengecam aksi penahanan rumah Aung San Suu Kyi yang telah berlangsung lebih dari 19 tahun.

"Berlanjutnya penahanan dan isolasi Aung San Suu Kyi beserta pengadilan dengan tuduhan mengada-ada itu, menunjukkan rezim Burma (Myanmar) tidak memiliki keinginan yang bertanggungjawab untuk menjadi bagian dari komunitas internasional," kata Obama dalam pernyataannya, seperti dilansir BBC, Rabu (27/5).

Suu Kyi saat ini sedang disidangkan karena melanggar persyaratan penahanannya, yakni, setelah seorang pria AS berenang menuju rumah pemenang Nobel perdamaian itu dan menginap di sana selama dua hari. Kasus ini dikecam berbagai kalangan internasional.

Kini, Suu Kyi terancam hukuman lima tahun penjara bila terbukti bersalah. "Saat ini adalah waktu yang tepat bagi rezim Burma untuk membatalkan semua tuduhan terhadap Aung San Suu Kyi. Juga membebaskannya tanpa syarat, berikut tahanan politik lainnya," tambah Obama.

Suu Kyi, 63, seharusnya dibebaskan pada Rabu (20/5), lalu setelah periode enam tahun penahanan terakhirnya. Namun ia kemudian ditahan kembali bulan ini karena menerima kunjungan pria AS itu.

Untuk pertama kalinya dia muncul di pengadilan Selasa (26/5), untuk memberi kesaksian atas tuduhannya itu. Suu Kyi mengatakan tidak menyadari kunjungan tiba-tiba di tengah malam itu sebelum dia diberitahu oleh asistennya.[nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.