INILAH.COM, Paris Hasil-hasil mengejutkan mulai menghiasi gelaran Prancis Terbuka tahun ini. Mantan petenis putra nomor satu dunia Marat Safin tumbang di babak kedua, sementara Maria Sharapova berhasil menunjukkan kelasnya sebagai mantan ratu tenis dunia.
Safin kandas di tangan petenis Prancis Josselin Ouanna, yang lolos dengan fasilitas wild card, dalam pertarungan lima set 7-6 (2), 7-6 (4), 4-6, 3-6 dan 10-8.
"Saya tidak dapat mengatakan ini permainan terbaik saya. Benar-benar jauh dari penampilan terbaik saya. Sangat mengecewakan, Anda tahu, mencoba dan mencoba dan mencoba lagi," ucap Safin.
Petenis berkebangsaan Rusia ini sesungguhnya tampil hebat dan tampil menarik perhatian penonton dengan kelakuan kontroversialnya pada set kelima. Di set terakhir itu Safin mematahkan tiga kali match point Ouanna dan menendang-nendang tanah lapangan setelah kesal dengan permainannya sendiri.
Mantan jawara tenis asal negeri beruang merah lainnya, Maria Sharapova, justru mendapatkan hasil sebaliknya. Sharapova berhasil meraih kesuksesan di saat comeback dari cedera dengan berhasil maju ke babak ketiga Roland Garros setelah menghentikan langkah salah satu petenis unggulan di ajang ini.
Sharapova, yang kali ini berpredikat sebagai petenis non unggulan, berhasil mengalahkan Nadia Petrova yang menjadi unggulan ke-11 dengan skor 6-2, 1-6 dan 8-6.
"Saya seperti memulai dengan kesalahan. Segalanya berjalan ke arah yang salah. Saya senang saya dapat kembali dan tetap berjuang," kata Sharapova.
Sementara itu petenis putra nomer satu dunia, Rafael Nadal, mencetak sejarah dengan mencetak kemenangan ke-30 beruntun di Roland Garros. Nadal meraih rekor tersebut dengan mengalahkan Teimuraz Gabashvili dari Rusia 6-1, 6-4, dan 6-2 untuk melaju ke babak ketiga. Nadal mampu melewati rekor Chris Evert dengan 29 kemenangan.[S2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !