inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pria AS Dapat 'Wangsit' Tolong Suu Kyi

Headline
Istimewa
Oleh: Vina Ramitha
Kamis, 28 Mei 2009 | 10:48 WIB
INILAH.COM, Yangon - Jika saja John Yettaw tidak berenang dan menyusup ke rumah Aung San Suu Kyi, maka pemimpin oposisi Myanmar itu tak akan diseret ke pengadilan karena tudingan pelanggaran masa hukuman. Namun, warga AS itu mengaku mendapat 'wahyu' dari Tuhan untuk menolong Suu Kyi melalui mimpinya.

Mantan militer berusia 53 tahun dari Missouri, AS, itu mendapat giliran di kursi terdakwa selama tiga jam. Dalam pengakuannya kepada hakim, Yettaw mengaku bermimpi Suu Kyi tewas di tangan teroris. Sebab itulah ia merasa perlu menolongnya.

Yettaw, seperti dikutip CNN, Kamis (28/5), juga mengaku ada empat atau lima orang polisi yang melihatnya berenang menuju rumah Suu Kyi pada 3 Mei lalu. Namun, mereka tidak menembaki atau berusaha menghentikan usahanya. Melainkan hanya melemparinya dengan batu.

Sebelumnya, lanjut Yettaw, ia juga pernah berusaha memasuki rumah Suu Kyi. Namun polisi berhasil menangkapnya dan mengajukan beberapa pertanyaan. Bahkan, pada akhirnya melepaskan dia kembali.

Pengakuan ini mengisyaratkan sistem keamanan pemerintah junta militer Myanmar gagal mengisolasi pemenang Nobel perdamaian itu di rumahya sendiri. Padahal, Suu Kyi telah menjadi tahanan rumah sejak 19 tahun yang lalu. Sidang akan kembali dilanjutkan hari ini. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.