Minggu, 27 Mei 2012 | 21:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dinda Kanya Bimbang Pilpres 2009
Headline
Oleh: Supriyanto
web - Jumat, 29 Mei 2009 | 14:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Dinda Kanya Dewi belum juga mantap hati dengan calon presiden pilihannya pada Pilpres 2009. Bahkan Dinda kini sedang bimbang hati antara tidak atau tetap memilih. Soalnya, Dinda bilang, memilih itu hak bukan kewajiban.

"Entahlah. Sampai saat ini gue belum ada calon presiden yang sesuai dengan hati nurani ini. Belum ada yang 'sreg' di hati," jelas Dinda kanya Dewi saat ditemui di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).

Belum cocok hati, Dinda pun jadi berpikir antara tidak atau tetap menggunakan hak pilihnya pada Pilpres 8 Juli 2009 mendatang. "Gue sendiri belum tahu apakah akan menjadi pemilih sesuai hak pilih. Soalnya menurut gue, hak itu bukan kewajiban," paparnya.

Prinsip Dinda itu ada dari hati, bukan hadir karena beban diri. Namun begitu, jika pun nantinya Dinda ikut memilih calon presiden Indonesia periode 2009-2014, Dinda hanya ingin presiden yang mampu membangun Indonesia.

"Gue seperti itu bukan karena terbebani. Gue pikir buat apa memilih kalau nggak ada yang sesuai. Jika pun nantinya memilih, gue berharap mudah-mudahan nggak salah pilih, Gue cuma ingin presiden yang mampu membangun," pungkas Dinda. [aji]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.