Senin, 28 Mei 2012 | 15:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Letusan Gunung Anak Krakatau 101 Kali
Headline
Ilustrasi - Istimewa
Oleh:
web - Minggu, 31 Mei 2009 | 16:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda kembali terjadi pada Minggu (31/5). Setidaknya letusan terjadi sepanjang sehari selama 101 kali.

"Sedangkan gempa vulkanik dangkal dua kali, tremor tujuh kali, dan hembusan 13 kali," kata Kepala Pos Pemantauan GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Anton Prambudi, Minggu (31/5).

Hingga saat ini, tutur dia, status aktivitas vulkanik GAK masih siaga atau level III. Namun kondisi tersebut berbahaya bagi pengunjung jika mendekati kawasan gunung tersebut.

Ia menjelaskan kegempaan vulkanik GAK sampai saat ini masih berlangsung. Sehingga pengunjung dan nelayan dilarang mendekati titik letusan atau melakukan pendakian. Karena berbahaya apabila terkena lontaran bebatuan pijar.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung hanya memberikan rekomendasi dua kilometer dari titik letusan bagi pengunjung. "Apabila kita mendekati kawasan gunung itu, dikhawatirkan terkena semburan bebatuan pijar yang keluar dari perut gunung," ujarnya.

Menurut dua, pihaknya sampai sekarang belum melihat ada pengunjung atau nelayan mendekati titik letusan, atau nekad melakukan pendakian GAK. "Sampai sekarang pun petugas masih melarang pendakian maupun mendekati kawasan gunung itu, karena masih berbahaya," katanya.

Menurut dia, sampai sekarang kegempaan vulkanik GAK cenderung menurun dibanding sepekan lalu, namun status aktivitas vulkaniknya masih siaga atau level III, karena setiap hari masih mengeluarkan 'batuk-batuk'.

Kendati begitu, kondisi GAK tersebut tidak mempengaruhi antusiasme warga setempat untuk mengunjungi tempat wisata seperti Pantai Carita. Karena letusan gunung api tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi warga pesisir.

"Sejak dahulu letusan Anak Krakatau merupakan hal biasa, dan tidak menimbulkan petaka bagi warga pesisir," tandas Oman (45), salah seorang pengelola objek wisata di Pantai Carita. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.