inovasi portal berita
Sabtu, 4 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,995.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Inilah 'Drama' Pembebasan Manohara!

Headline
Oleh: Ferry Noviandi
Senin, 1 Juni 2009 | 10:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Manohara Odelia Pinot akhirnya bebas dari penyiksaan suaminya. Setelah, ibunda, Daisy Fajarina dengan bantuan polisi Singapura serta duta besar Amerika dan Indonesia di Singapura mengambilnya di Royal Palace Hotel. Inilah kronologis pembebasan Manohara.

"Sabtu pagi (30/5) orang kerajaan ada yang telepon saya, bilang Manohara dan Fakhry sedang berada di Singapura. Mendengar kabar itu, saya langsung jalan ke Singapura untuk mengambil Manohara. Jam empat sore, saya sudah berada di Bandara Changi, Singapura. Saya hanya bersama Dewi, kakaknya Manohara. Kita berdua dalam keadaan masih ketakutan," jelas ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina saat ditemui di rumahnya, di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Minggu (31/5) malam.

Daisy pun kembali melanjutkan kronologis pengambilan dan pembebasan Manohara dari suaminya, Tengku Muhammad Fakhry.
"Saat hampir malam di Singapura, saya diberitahu seorang supir taksi untuk menelepon 999, telepon pengaduan polisi Singapura. Tentu setelah saya berkeluh kesah tentang kasus Manohara. Tak lama berselang, 20 menit kemudian Polisi Singapura datang setelah menerima laporan dari kami tentang penyekapan Manohara," ujar Daisy.
Usai laporan itu, Daisy dan Dewi langsung menuju Hotel Royal Palace, Jalan Scot Road Singapura, tempat Manohara dan Fakhry menginap.
"Saat itu, Manohara sudah menelepon kantor Dubes AS untuk meminta pertolongan, saat Fakhry mandi. Saya sendiri dihantar seorang ibu yang bertemu di lobi. Naik ke lantai 3. Saat itu juga Manohara yang menekan alarm bahaya langsung turun ke lantai 3. Fakhry ada di lantai 13 dalam kepanikan," ungkapnya.

Daisy pun akhirnya bisa bertemu Manohara. Kondisi tubuhnya yang sebelumnya lemas dan gemetar, tanpa diduga pulih seketika, sebab ia bisa bertemu kembali Manohara.
"Setelah itu, ditemani pihak Dubes Amerika Serikat, Indonesia dan Polisi Singapura, kami dihantar ke bandara untuk pulang ke Indonesia, Minggu (31/4) pagi," pungkas Daisy. [aji]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.