INILAH.COM, Paris - Setelah tersingkir dari ajang Prancis Terbuka, petenis nomer satu dunia Rafael Nadal mengalihkan dukungan ke Roger Federer, yang notabene rivalnya saat ini. Tapi, Nadal mengasingkan peluang Andy Murray.
Secara mengejutkan Nadal ditumbangkan petenis asal Swedia Robin Soderling di babak keempat, dan kekalahan ini mengubur ambisi petenis asal Spanyol tersebut untuk mencetak sejarah sebagai petenis pertama yang mampu menjuarai Roland Garros lima kali beruntun.
Tersingkirnya Nadal menjadikan Federer sebagai petenis dengan unggulan tertinggi, dan petenis asal Swiss tersebut mendapat dukungan penuh dari Nadal. Menurut Nadal, Federer pantas menjuarai Roland Garros kali ini setelah hanya mampu menjadi finalis dalam tiga tahun terakhir, kalah dari Nadal.
"Menurut saya, Federer adalah favorit. Itu akan sangat hebat. Dia berusaha untuk memenangkannya dalam beberapa tahun terakhir dan dia sangat tidak beruntung kalah dalam tiga final dan sekali di semifinal," ujar Nadal seperti yang dilansir portsmouth.co.uk.
Nadal kemudian mengutarakan petenis lain yang memiliki peluang untuk menjuarai Prancis Terbuka. Uniknya Nadal tidak menjagokan Murray, yang menjadi unggulan ketiga pada turnamen ini.
"Jika ada pemain yang pantas menjuarainya, jelas dia (Federer). Ada juga (Nikolay) Davydenko, dan (Juan Martin) Del Potro juga berpeluang meraihnya. Kita tunggu saja," pungkas Nadal.
Murray sendiri akan berlaga di perempatfinal menghadapi Fernando Gonzalez usai mengalahkan Marin Cilic. Murray menjadi petenis ketiga dari Britania Raya yang mampu menembus perempatfinal setelah Roger Taylor (1973) dan Tim Henman (2004).[S2]