INILAH.COM, Jakarta - Asumsi tahun 2010 BI akan menjaga rupiah pada kisaran 10.000 - 11.500 per US$. Level tersebut lebih baik dibandingkan rata-rata 2009 yang sampai Mei masih 11.000 per US$.
Hal itu dikatakan Miranda Goeltom, Gubernur BI di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/6). "Target itu karena masih terjaganya konsistensi pemerintah dalam menjaga pasar uang," katanya.
Dalam beberapa periode, pergerakan nilai tukar rupiah sangat terkait dengan perubahan sentimen di pasar keuangan dan ekonomi global.
Namun kinerja pembayaran dan cadangan devisa Indonesia yang cukup baik serta tanda-tanda perbaikan ekonomi dunia mendukung penguatan rupiah dalam beberapa bulan terakhir dan diperkirakan terus stabil.
Penguatan rupiah juga didukung oleh aliran modal masuk asing ke berbagai instrumen keuangan Indonesia. Kinerja dari sisi eksternal ini diperkirakan akan mendukung stabilitas rupiah sepanjang 2009 - 2010.[hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !